RSS

Ikhlas

04 Jul

Barangkali tidak terlalu beda, kondisi orangtuaku dulu, ketika meninggalkan aku disebuah pondok pesantren. Sedih … terharu sekaligus bangga kepadaku.

Kini aku merasakan langsung sensasi itu, sedih … terharu sekaligus bangga kepada anakku Radyallah Agnia Hermawan, yang berniat mondok di Pesantren.

Usianya, tingginya, suaranya dan gayanya, mungkin sama denganku pada saat pertama kali aku dikirim orangtuaku mondok.

Ternyata engkau adalah gambaranku

Mengingatkan aku akan kasih sayang orangtuaku

Semoga Berhasil Anakku!Wayang Audy (2)

 
Komentar Dinonaktifkan pada Ikhlas

Ditulis oleh pada 4 Juli 2014 in Artikel

 

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: