RSS

ISTILAH POPULER DALAM ILMU HADITS

15 Okt

Mushthalahul Hadits yaitu ilmu tentang dasar dan kaidah untuk mengetahui keadaan seorang perawi dan yang diriwayatkannya dari segi diterima dan ditolaknya. Objek kajiannya adalah Sanad dan Matan. Ilmu ini pula yang bisa membedakan antara hadits-hadits yang shahih dengan hadits-hadits yang cacat.

Al-Hadits ialah sesuatu yang disandarkan kepada Nabi SAW baik berupa perkataan atau perbuatan atau taqrir atau sifat.

Al-Khabar ialah sesuatu yang disandarkan kepada Nabi SAW atau yang selainnya yang lebih umum dan luas.

Al-Atsar ialah sesuatu yang disandarkan kepada sahabat dan tabi’in (generasi setelah sahabat) atau sesuatu yang disandarkan kepada Nabi SAW (hadits) apabila dalam satu kalimat ia disertakan kata Nabi SAW seperti perkataan : Dan dalam Atsar dari Nabi SAW (hadits Nabi).

Hadits Qudsi ialah Hadits yang diriwayatkan Nabi SAW dari Allah SWT. Hadits Qudsi dinamakan juga Hadits Rabbani dan Hadits Ilaahi. Kedudukan Hadits Qudsi diantara Al-Qur’an dan Hadits Nabawi, tidaklah sama karena Al-Qur’an disandarkan kepada Allah Ta’ala baik lafadz dan maknanya. Sedangkan Hadits Nabawi disandarkan kepada Nabi SAW baik lafadz dan maknanya dan Hadits Qudsi disandarkan kepada Allah Ta’ala secara makna tidak secara lafadznya dan karena itu tidak bernilai ibadah didalam membaca lafadznya dan tidak boleh dibaca didalam shalat, dan tidak dinukil secara mutawattir (keseluruhannya) sebagaimana penukilan Al-Qur’an, akan tetapi sebagiannya ada yang shahih, dhaif, dan maudhu.

Sanad adalah sesuatu jalan yang menyampaikan kepada matan atau suatu perantara yang menyampaikan kepada rawi Hadist.

Matan adalah sesuatu yang akan menyampaikan kepada sanad dari ucapan atau disebut juga redaksi hadist atau isi hadist.

Al-Musnad secara bahasa berarti yang disandarkan kepadanya. Sedangkan Al-Musnad menurut istilah ilmu hadits mempunyai beberapa arti setiap buku yang berisi kumpulan riwayat setiap shahabat secara tersendiri.

Al-Musnid adalah orang yang meriwayatkan hadits dengan sanadnya, baik dia mempunyai pengetahuan terhadap hadits atau hanya sekedar meriwayatkan saja.

Al-Muhaddits adalah orang yang berkecimpung dengan ilmu hadits baik secara periwayatan maupun dirayah, menelaah berbagai riwayat serta keadaan para perawinya.

Al-Hafidh Menurut kebanyakan ahli hadits sepadan dengan Al-Muhaddits. Sedangkan pendapat yang lain mengatakan bahwa Al-Hafidh derajatnya lebih tinggi dari Al-Muhaddits karena yang dia ketahui pada setiap thabaqah (tingkatan/ kedudukan) lebih banyak daripada yang tidak dia ketahui.

Al Hujjah adalah Orang yang hapal tiga ratus ribu hadist beserta sanadnya.

Al-Hakim menurut sebagian ulama adalah orang yang menguasai semua hadits kecuali sebagian kecil yang tidak dia ketahui.

Ashhab As-Sunan adalah para ulama penyusun kitab-kitab “Sunan” yaitu: Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa`i, dan Ibnu Majah.

 
Komentar Dinonaktifkan pada ISTILAH POPULER DALAM ILMU HADITS

Ditulis oleh pada 15 Oktober 2013 in Artikel

 

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: