RSS

YANG TERBAIK

21 Jul

Dalam sebuah pengajain, seorang ustadz sedang memberikan perumpamaan dalam ceramahnya dengan mengajukan pertanyaan kepada para jama’ah, “Bila Bapak dan Ibu mendapatkan ARISAN sebesar 20 juta rupiah, lantas Bapak dan Ibu ingin membeli sebuah sepeda motor, kira-kira Bapak dan Ibu akan membeli yang harganya 6 juta, 8 juta, 10 juta, 12 juta, atau 14 juta?”

Para jama’ah kompak menjawab, “YANG 14 JUTA.”

Lantas Ustadz tersebut mengajukan pertanyaan kembali, “Sekarang di dompet atau saku ibu ada uang 20 ribu, yang terdiri dari selembar 10 ribuan, selambar 5 ribuan, dan lima lembar seribuan. Lantas ada kotak amal lewat di depan Bapak dan Ibu. Kira-kira yang mana yang Bapak dan Ibu masukkan ke dalam kotak amal tersebut?”

Para jama’ah menjawab sambil tertawa kecil namun tetap kompak, “YANG SERIBU.”

Begitulah barangkali gambaran kita semua. Ketika ingin memenuhi kebutuhan, ingin yang terbaik. Namun bila untuk membantu orang lain, berinfaq dan bersedekah, yang diberikan adalah bukan yang terbaik, tetapi yang sudah tidak disukai, sudah tidak terpakai atau bahkan sudah tidak diperlukan lagi.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Juli 2013 in Artikel

 

4 responses to “YANG TERBAIK

  1. Ayahanda Iwan Hermawan

    28 Juli 2013 at 10:26 pm

    Semoga bermanfaat!

     
  2. fuadi

    27 Juli 2013 at 4:16 pm

    aku bangga mendengar khotbah seperti itu.

     
  3. Ayahanda Iwan Hermawan

    21 Juli 2013 at 9:45 pm

    Amin … Trims Pak Sulis, sudah berkunjung!

     
  4. SULISTYO S PURNOMO

    21 Juli 2013 at 1:20 pm

    ITULAH MAKA BAGI KAUM MUSLIM-MUSLIMAH SETIAP SHOLATNYA WAJIB BERDO”A UNTUK ”MEMOHON PETUNJUK JALAN YANG LURUS” …AL-FAATIHAH. SEMOGA KITA TERMASUK ORANG-ORANG YANG SELALU MENDAPAT PETUNJUK JALAN YANG LURUS.. AMIIN.

     
 
%d blogger menyukai ini: