RSS

Darimana saja keluarnya ilmu, pasti semuanya karena Allah.

View on Path

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Mei 2016 in Artikel

 

Umur bukanlah ukuran untuk menjadi bijak.
Bijak adalah karakter atau kepribadian

View on Path

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Mei 2016 in Artikel

 

Susahnya melawan hawa nafsu

View on Path

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Mei 2016 in Artikel

 

Bekerja itu adalah gabungan berpikir dan bertindak.

View on Path

 
Komentar Dinonaktifkan pada

Ditulis oleh pada 5 Mei 2016 in Artikel

 

Sederhana bukan berarti miskin

View on Path

 
Komentar Dinonaktifkan pada

Ditulis oleh pada 18 April 2016 in Artikel

 

Tergantung dari sudut pandang masing-masing

View on Path

 
Komentar Dinonaktifkan pada

Ditulis oleh pada 15 April 2016 in Artikel

 

Siapakah yang Sombong?

Saat hendak membesuk teman yang berada di rumah sakit, terlihat seorang satpam sedang beradu mulut dengan seorang pria setengah baya berpakaian rapi yang memaksa masuk pada waktu yang bukan waktunya besuk. Satpam bersikeras melarang pria tersebut masuk karena aturan.

Tidak terima dengan perlakuan satpam, pria tersebut menghardik dan mencaci maki. “Baru jadi satpam aja udah sombong, apa lu nggak tau, siapa gua?” pria itu mengomel sambil berlalu meninggalkan sang satpam yang sedang geleng-geleng kepala.

Saya yang melihat kejadian itu menjadi bingung. Apakah saya harus memaksa masuk seperti pria tadi dan ditolak oleh satpam atau menunggu waktu besuk tiba saja. Awalnya saya sependapat dengan pria tadi yang mengatakan bahwa satpam tersebut sombong, tapi ketika saya pahami lebih dalam, sebenarnya siapakah yang sombong? … Satpam atau pria setengah baya yang berpakaian rapi itu?

Kalau saya katakan bahwa satpam itu sombong, maka tukang parkir dianggap sombong karena mengatur mobil orang, padahal yang menggunakan mobil itu rata-rata bukan orang sembarangan. Kemudian seorang sopir dianggap sombong karena duduk didepan sementara yang lain dibelakang, seorang dokter dianggap sombong karena menasehati pasiennya, seorang guru dianggap sombong karena menggurui anak didiknya, dan mungkin orangtua dianggap sombong karena mengatur kehidupan anaknya.

Intinya bahwa kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.

By Iwan Hermawan

 
Komentar Dinonaktifkan pada Siapakah yang Sombong?

Ditulis oleh pada 14 April 2016 in Artikel